Hai. Hallo. Aku menulis lagi di blog ini setelah banyak rutinitas yang aku lewatkan sehingga lupa untuk menulis blog ini lagi. Tapi akhir-akhir ini, aku cukup sering membuka blog dan melihat-lihat viewer disetiap postingan blogku. Memang blog ini hanyalah blog pribadi, isinya pun cukup sering menyangkut pribadiku. Entahlah aku hanya ingin menuangkan apa yang aku rasakan karena aku bukan tipe orang yang senang menceritakan masalah ke banyak orang, terkadang hanya beberapa orang yang sangat aku kenal dengan baik. Aku hanya takut saja, bila mereka hanya sekedar "ingin" tahu dan bukan peduli padaku.
Hmm... ada banyak hal yang terjadi dalam hidupku akhir-akhir ini. Aku ingin sekali membicarakan tahun 2019-ku yang menurutku "berkesan dan membekas" di hati. Tentang up and down of my life, terkadang cukup menyesakkan kalau diingat tapi aku bersyukur mampu melewati itu. Hidup yang singkat ini terkadang rumit kalau kita memikirkannya, misalnya kita kelimpungan kalau kehilangan sesuatu yang berarti di kehidupan kita. Rasa tidak nyaman, tidak terima pada kenyataan, pengabaian, marah, kecewa dan aura negatif lainnya bisa jadi sebagai bumerang kita dalam menjalani kehidupan. Menurutku itu hal yang wajar, karena kita sebagai manusia punya sisi baik dan buruknya. Hanya saja sisi buruk kita sering dikendalikan ego yang menyala-nyala, yang akan habis dan puas jika kita melakukannya.
Sebagai manusia biasa, aku sering merasakan kecewa karena realita yang begitu menyakitkan. Dipaksa harus mengerti keadaan, terima kenyataan dengan cepat padahal aku ingin menyelaminya satu persatu. Banyak pertanyaan yang ada di kepalaku, tentang mengapa dan bagaimana semua bisa terjadi sangat cepat. Hmm kesan yang timbul ditahun 2019 membuatku susah lupa akan hal menyakitkan. Seakan-akan aku hidup disana sementara tubuhku ada diwaktu yang terus berjalan. Bagaimana pun hidupku harus terus berlanjut, apapun yang terjadi, siap atau tidak, harus tetap bisa menerima kemungkinan. Banyak hari sulit dan penuh kesedihan saat itu, tapi terkadang ada hal-hal yang menyenangkan sebagai obat penawar dari kesedihan. Bukankah dari hal yang sulit dan penuh kesedihan, menjadikan diri kita lebih hidup dan kuat?
Memang 2019 berbeda, pertemuan dan perpisahan yang terjadi dalam satu waktu. Setitik cahaya yang hadir di pertengahan tahun lalu, yang aku kira akan selalu benerang tapi ternyata perlahan mati ditelan waktu. Semua terasa membekas, saat ini dan entah sampai kapan aku bisa menemukan cahaya itu lagi. Cahaya yang aku harap bisa menerangi jalanku.
Memang 2019 berbeda, pertemuan dan perpisahan yang terjadi dalam satu waktu. Setitik cahaya yang hadir di pertengahan tahun lalu, yang aku kira akan selalu benerang tapi ternyata perlahan mati ditelan waktu. Semua terasa membekas, saat ini dan entah sampai kapan aku bisa menemukan cahaya itu lagi. Cahaya yang aku harap bisa menerangi jalanku.
Surabaya, 2020
pictures by pinterest
pictures by pinterest

Komentar
Posting Komentar