Kedai Kopi
Kedai kopi diujung jalan itu
Menyisakan jejak dan bayanganmu
Malam saat itu seperti mimpi
Sesederhana itu aku mengingatmu
Kedai kopi ini temapat favorit
Setiap malam selalu langganan antara kamu dan aku
Tempat yang temaram, urban dan nyaman
Dan bangku-bangku yang berderet rapi
Dulu kedai ini menemukan bahagiaku
Karena ada kamu
Memang awalnya tak kusangka
Ternyata semesta masih mempertemukan kamu dan aku
Suasana, tawa dan cerita kita masih aku simpan
Yang aku rasa semua terasa sempurna
Kamu adalah dunia yang aku dambakan
Kamu adalah pelipur laraku yang nyata
Sekarang tawa-tawa itu menguap diudara
Tak bisa aku temui lagi saat dia tertawa puas
Tak bisa aku nikmati lagi suara tawanya
Tak bisa aku jumpai lagi indah lengkung senyumnya
#surabaya #juli19
pic:pinterest
pic:pinterest

Komentar
Posting Komentar